1. maaf aku terlambat menemukanmu.
2. maaf aku membutuhkan waktu terlalu lama untuk mengatakan bahwa aku mencintaimu.
3. maaf aku pernah angkuh berkata dalam hati bahwa aku tidak membutuhkanmu padahal kenyataannya sebaliknya.
4. maaf aku pernah menyakitimu.
5. maaf aku tidak bisa memberikan yang terbaik kepadamu.
6. maaf untuk kesalahanku yang sangat banyak.
7. maaf untuk setiap perpisahan dan pertemuan yang menjadi awal perpisahan kembali.
8. maaf untuk ketidaksempurnaanku dalam mencintaimu.
9. maaf aku tidak becus menjaga hatimu.
10. maaf untuk semua rencana kita yang telah gagal.
11. maaf aku tidak bisa menjadi masa depan yang baik bagimu.
12. maaf aku tidak melepasmu dengan semudah itu.
13. maaf untuk segala perjuanganku mempertahankanmu, mempertahankan kita.
14. maaf untuk cintaku yang menyakitimu.
15. maaf aku tidak bisa melupakanmu.
16. maaf aku masih mencarimu.
17. maaf aku masih mengharapkanmu.
18. maaf aku masih mengharapkan akan ada lagi kita.
19. maaf aku menganggap kau masih bagian dari kita.
20. maaf untuk segala kenangan dan ingatan tentang kita.
21. maaf untuk kebersamaan yang begitu singkat.
22. maaf untuk setiap luka yang masih melekat.
23. maaf untuk memori manis yang masih teringat.
24. maaf untuk segala harapanku yang masih ingin bertemu denganmu saat aku dan kau sudah tidak lagi sebagai kita.
25. maaf untuk setiap kata sayang dan rindu yang pernah aku ucap untukmu.
26. maaf untuk setiap selamat pagi dan selamat tidur yang aku sampaikan kepadamu.
27. maaf aku masih saja memimpikanmu.
28. maaf aku masih menutup hati ini untuk orang lain karena mengira suatu saat kau akan kembali.
29. maaf untuk setiap cemburuku pada orang-orang yang bisa berada dekat denganmu.
30. maaf untuk setiap permintaan maafku kepadamu.
31. maaf aku tidak bisa menghilangkan perasaanku kepadamu begitu saja.
32. maaf aku masih saja berusaha untuk mencari kesempatan bertemu denganmu meski kau tak ingin lagi.
33. maaf aku mencintaimu sebesar ini.
34. maaf untuk perasaanku kepadamu yang sudah sedalam ini.
35. maaf telah hadir dalam hidupmu dan mengacaukan segalanya.
36. maaf aku gagal membuatmu bahagia.
37. maaf untuk ketidakrelaan dan ketidakikhlasanku melepaskanmu.
38. maaf untuk setiap hari yang masih kuhabiskan dengan memikirkanmu meski kau tidak lagi memikirkanku.
39. maaf untuk setiap rindu ini yang masih saja untukmu bahkan setelah kau jauh pergi.
40. maaf, aku masih ingin kau kembali.
17 Mei 2013
9 Mei 2013
[Issue] Perempuan Victorinox
Perempuan Victorinox.
Begitu saya namai project buku saya yang baru ini. Awalnya, buku ini saya niatkan sebagai kumpulan cerita saja. Tapi pada suatu hari saat saya tengah menikmati guyuran air di kamar mandi, tiba-tiba terlintaslah ilham untuk menjadikan Perempuan Victorinox (PV) lebih panjang dan membuatnya menjadi satu cerita yang utuh. Mungkin novel, atau novela, kalau saya tidak memiliki stamina yang cukup untuk menjadikannya novel.
Project PV ini terinspirasi dari perjalanan liburan saya ke Bali awal Januari lalu. Saya berlibur ke kota yang memiliki pantai-pantai indah tersebut dengan seseorang. Kami berdua menghabiskan kurang lebih seminggu di Bali, menyusuri satu pantai indah ke pantai indah yang lain. Dan sejak pertama kali melangkahkan kaki di tanah Bali, entah mengapa berbagai ide cerita berkelebatan di kepala saya. Sejak itu saya bertekad, sepulang dari Bali, saya harus menulis sebuah cerita.
Saat ini, PV sedang saya garap. Pada saat saya post catatan ini, saya baru saja menyelesaikan BAB kedua, dari total rencana sepuluh atau lima belas BAB yang ingin saya tulis. PV akan berlatarkan tempat-tempat di Bali. Tapi, saya tidak akan terlalu banyak mengangkat adat budaya Bali. Saya hanya memandang Bali dari kacamata turis lokal.
Bagi yang sudah membaca buku terakhir saya, kumpulan cerita MILANA, ada sedikit info: PV adalah perluasan dari cerita pendek "Milana" dalam buku tersebut. PV akan berisi tentang kisah cinta Milana dan Are. Hehehe.
Demikianlah, sekilas tentang project yang sedang saya garap saat ini. Semoga bisa segera selesai dan bisa lekas dinikmati. HURRAH!
(PS: Foto di awal postingan ini adalah foto yang saya ambil di Balangan, Bali. Sebuah pantai dengan bukit dan pemandangan matahari tenggelam yang sangat indah! Perempuan di dalam gambar tersebut? Ya, partner liburan saya selama di Bali. Hehe.)
Salam,
Bara
2 Mei 2013
Perempuan Dalam Mimpi [Episode 1]
Perempuan
Dalam Mimpi
Episode 1
Episode 2 Terpilih by @momo_DM: "Perempuan Dalam Mimpi" Episode 2
Saat
kepalaku yang penuh pikiran ini sedang meracau tentang mimpi-mimpiku semalam,
aku sedang berada di sebuah kafe. Duduk di no
smoking area dengan sebuah laptop yang terbuka dan secangkir kopi yang
sudah setengah diminum. Aku tidak sedang menunggu siapa-siapa, kalau saja kau
bertanya-tanya.
Tadi
malam aku bermimpi. Aku bertemu seorang perempuan di sebuah halte bus. Dan di
dalam mimpi itu, aku merasa sangat mengenalnya. Tetapi sepertinya dia tidak
mengenalku. Maka aku putuskan untuk tidak menyapanya, karena bisa-bisa aku
diteriaki orang gila dan dikeroyok orang-orang di jalan.
Padahal
sebenarnya itu hanya sebuah mimpi.
Oh
ya, aku sedang duduk saja di sini dan tidak sedang menunggu siapa-siapa. Tetapi
perempuan yang ada di luar jendela, duduk di kursi smoking area itu mungkin menunggu siapa-siapa. Kau boleh bertanya
kepadanya jika mau. Aku? Oh, aku lebih suka melihat dan menatapnya dari sini
saja. Dari tempat yang agak jauh. Dari kursiku.
Perempuan
itu. Mirip perempuan yang ada di dalam mimpiku.
Dan
kemudian aku tidak bisa menahannya. Tiba-tiba saja kakiku bergerak sendiri dan
melangkah menghampiri perempuan itu. Aku keluar dari no smoking area dan mendekatinya. Kini aku berdiri di hadapannya.
Di depan meja bulat kecil tempat perempuan itu meletakkan segelas kopi dan ponselnya.
Untuk
ukuran perempuan yang memiliki wajah cantik, dia harusnya punya hidup yang
menyenangkan. Dan jika dia punya hidup yang menyenangkan, harusnya dia lebih
banyak tersenyum. Tetapi selama beberapa waktu terakhir, aku tidak melihat ia
tersenyum.
“Kamu
perempuan yang ada di dalam mimpiku.”
“Ya?”
perempuan itu menoleh kepadaku.
“Kamu
perempuan yang ada di dalam mimpi-mimpiku.”
“Sorry?” dahinya mengernyit. Bibir
merahnya melengkung ke atas. Mencoba untuk ramah tapi tidak bisa menghilangkan
ekspresi herannya terhadapku.
“Kamu
perempuan yang ada di dalam banyak mimpiku bahkan ketika tidurku tidak pernah
sampai ke lelap.”
Perempuan
yang jarang tersenyum itu kemudian melempar pandangan heran terakhirnya,
sebelum akhirnya ia beranjak dari kursi dan pergi. Aku berdiri sendiri. Terpaku
di tempatku. Menatapnya pergi menjauh melangkah keluar kafe.
Aku
yakin, aku pernah melihat perempuan itu sebelumnya. Tidak hanya di dalam mimpi.
Tidak hanya saat ini.
(bersambung ke episode - 2)
25 April 2013
My New Book, "MILANA" is Now Available in Book Stores!
Tanggal 25 April 2013, akhirnya secara resmi buku terbaru saya, "MILANA" terbit!
Milana adalah buku keempat sekaligus buku kumpulan cerpen pertama saya. Diterbitkan oleh penerbit Gramedia. Di dalamnya terdapat 15 cerpen terpilih yang saya tulis dalam rentang waktu tahun 2010 hingga 2013. Tidak seperti buku-buku saya sebelumnya yang selalu bicara soal cinta, di dalam buku Milana tidak semua cerita berkisah tentang cinta. Cerita-ceritanya lebih beragam karena memang saya menuliskan mereka sebagai cerita lepas yang tidak pernah saya niatkan untuk dibukukan sebelumnya.
Saat ini, Milana sudah tersedia dan dapat dibeli di toko-toko buku di beberapa kota di Indonesia. Sebagian pulau Sumatera dan Sulawesi, dan hampir seluruh daerah di pulau Jawa sudah menyediakan Milana. Kota-kota yang lain belum, segera menyusul dalam waktu satu sampai dua minggu. Alternatif lain untuk mendapatkan Milana adalah membeli di toko buku online (anda akan mendapatkan potongan harga!) sebagai berikut (klik untuk membuka):
Semoga Milana bisa menjadi bacaan yang menghibur.
Selamat berburu Milana dan selamat membaca!
~ Bara
tags :
publish
18 April 2013
40 atau lebih hal yang harus aku syukuri dan ucapkan terima kasih kepadamu setelah kau pergi
1. terima kasih sudah mencintaiku.
2. terima kasih sudah mengungkapkan bahwa kau mencintaiku.
3. terima kasih sudah berkata aku rindu kepadamu, kepadaku.
4. terima kasih sudah mengirim pesan selamat tidur kepadaku di setiap malam.
5. terima kasih sudah membuatku tersenyum dengan pesan selamat pagi di setiap aku terbangun keesokan harinya.
6. terima kasih sudah menerimaku.
7. terima kasih sudah bersedia untuk aku cintai.
8. terima kasih sudah sempat menitipkan dan mempercayakan hatimu untukku.
9. terima kasih untuk setiap pelukan. yang sebentar, yang lama. (tapi kita lebih sering lama)
10. terima kasih untuk setiap kecupan. di pipi, di bibir, di mana pun yang pernah kita lakukan.
11. terima kasih untuk perjalanan yang tidak pernah aku bayangkan.
12. terima kasih untuk pengalaman yang tidak terlupakan.
13. terima kasih untuk kenangan yang manis.
14. terima kasih untuk waktu yang sudah kau berikan.
15. terima kasih sudah memperhatikan kesehatanku.
16. terima kasih sudah menjadi inspirasi untuk tulisan-tulisanku.
17. terima kasih untuk setiap tawa yang disebabkan olehmu.
18. terima kasih sudah memperlihatkan dan mengenalkanku ke sudut dunia lain yang baru
19. terima kasih untuk hal-hal yang baru.
20. terima kasih untuk debar bahagia yang kurasakan setiap menjelang bertemu kau.
21. terima kasih sudah menunggu.
22. terima kasih sudah menyediakan waktu untukku meski kau sudah tidak lagi boleh menyediakan waktu untukku.
23. terima kasih untuk kesabaranmu menghadapiku.
24. terima kasih untuk setiap percakapan tengah malam yang membuatku tidur selalu larut.
25. terima kasih untuk pemberian yang sekarang (dan nanti akan masih) aku kenakan.
26. terima kasih untuk lagu-lagu kesukaanmu yang kau bilang mengingatkanmu kepadaku.
27. terima kasih untuk hari-hari yang menyenangkan.
28. terima kasih untuk khayalan-khayalan masa depan yang sering kita tertawakan.
29. terima kasih sudah mendengarkanku berbicara.
30. terima kasih sudah membuatku merasa dibutuhkan.
31. terima kasih sudah mencoba untuk bertahan.
32. terima kasih sudah memberiku kesempatan.
33. terima kasih untuk setiap kemesraan.
34. terima kasih untuk tetap ada.
35. terima kasih untuk tidak benar-benar pergi.
36. terima kasih atas semua hal yang membuatku berterima kasih.
37. terima kasih untuk setiap mimpi-mimpi.
38. terima kasih untuk masih ada di sini.
39. terima kasih sudah memulai.
40. terima kasih sudah mengakhiri.
2. terima kasih sudah mengungkapkan bahwa kau mencintaiku.
3. terima kasih sudah berkata aku rindu kepadamu, kepadaku.
4. terima kasih sudah mengirim pesan selamat tidur kepadaku di setiap malam.
5. terima kasih sudah membuatku tersenyum dengan pesan selamat pagi di setiap aku terbangun keesokan harinya.
6. terima kasih sudah menerimaku.
7. terima kasih sudah bersedia untuk aku cintai.
8. terima kasih sudah sempat menitipkan dan mempercayakan hatimu untukku.
9. terima kasih untuk setiap pelukan. yang sebentar, yang lama. (tapi kita lebih sering lama)
10. terima kasih untuk setiap kecupan. di pipi, di bibir, di mana pun yang pernah kita lakukan.
11. terima kasih untuk perjalanan yang tidak pernah aku bayangkan.
12. terima kasih untuk pengalaman yang tidak terlupakan.
13. terima kasih untuk kenangan yang manis.
14. terima kasih untuk waktu yang sudah kau berikan.
15. terima kasih sudah memperhatikan kesehatanku.
16. terima kasih sudah menjadi inspirasi untuk tulisan-tulisanku.
17. terima kasih untuk setiap tawa yang disebabkan olehmu.
18. terima kasih sudah memperlihatkan dan mengenalkanku ke sudut dunia lain yang baru
19. terima kasih untuk hal-hal yang baru.
20. terima kasih untuk debar bahagia yang kurasakan setiap menjelang bertemu kau.
21. terima kasih sudah menunggu.
22. terima kasih sudah menyediakan waktu untukku meski kau sudah tidak lagi boleh menyediakan waktu untukku.
23. terima kasih untuk kesabaranmu menghadapiku.
24. terima kasih untuk setiap percakapan tengah malam yang membuatku tidur selalu larut.
25. terima kasih untuk pemberian yang sekarang (dan nanti akan masih) aku kenakan.
26. terima kasih untuk lagu-lagu kesukaanmu yang kau bilang mengingatkanmu kepadaku.
27. terima kasih untuk hari-hari yang menyenangkan.
28. terima kasih untuk khayalan-khayalan masa depan yang sering kita tertawakan.
29. terima kasih sudah mendengarkanku berbicara.
30. terima kasih sudah membuatku merasa dibutuhkan.
31. terima kasih sudah mencoba untuk bertahan.
32. terima kasih sudah memberiku kesempatan.
33. terima kasih untuk setiap kemesraan.
34. terima kasih untuk tetap ada.
35. terima kasih untuk tidak benar-benar pergi.
36. terima kasih atas semua hal yang membuatku berterima kasih.
37. terima kasih untuk setiap mimpi-mimpi.
38. terima kasih untuk masih ada di sini.
39. terima kasih sudah memulai.
40. terima kasih sudah mengakhiri.
14 April 2013
Milana First Readers!
Pre-order untuk buku terbaru saya, MILANA, sudah dibuka. Buku MILANA sudah dapat dibeli di beberapa toko buku online, seperti gramedia.com, pengenbuku.net, dan bukabuku.com. Di toko buku, MILANA akan hadir pada tanggal 25 April.
Sejak pre-order dibuka sekitar seminggu atau dua minggu yang lalu, sudah banyak yang memesan. Saya sendiri kaget sekaligus gembira melihat respons dan antusiasme pembaca yang luar biasa. Terima kasih, terima kasih!
Dan, ini adalah mereka yang sudah membeli dan memiliki MILANA, bahkan sebelum bukunya terbit dan beredar di toko-toko buku. I tell you now, they rock!
Sejak pre-order dibuka sekitar seminggu atau dua minggu yang lalu, sudah banyak yang memesan. Saya sendiri kaget sekaligus gembira melihat respons dan antusiasme pembaca yang luar biasa. Terima kasih, terima kasih!
Dan, ini adalah mereka yang sudah membeli dan memiliki MILANA, bahkan sebelum bukunya terbit dan beredar di toko-toko buku. I tell you now, they rock!
Fifth Book: Love Is Right [SOON!]
Kemarin, saya mendapatkan kiriman yang menggembirakan dari penerbit Bukune, yakni surat perjanjian penerbitan buku untuk novel baru saya yang berjudul (sementara) LOVE IS RIGHT. Whoa! Kiriman surat ini tentu saja sebuah kabar gembira, karena artinya secara resmi naskah novel saya tersebut akan segera diterbitkan dalam waktu dekat. Horee!!
Naskah LOVE IS RIGHT sebenarnya sudah selesai saya tulis pada Desember 2012. Proses revisi sudah berlangsung satu kali. Namun setelah itu belum ada kabar lagi dari penerbit, karena editor saya, mbak Iwied (Widyawati Oktavia) sedang disibukkan dengan pekerjaan tambahan. Alhasil, saya menunggu saja sambil mengerjakan proyek menulis yang lain.
Dengan datangnya surat ini, plus mbak Iwied yang akhirnya menghubungi saya lagi dan berkata akan mengirimkan catatan revisi untuk naskahnya, maka LOVE IS RIGHT telah dipastikan akan segera terbit. Saya belum tahu kapan, bulan ini atau mungkin bulan depan. Yang jelas saya harus merevisi sekali lagi naskahnya, supaya tambah oke.
Yak, segitu dulu kabar tentang buku kelima saya (sekaligus novel kedua setelah Kata Hati). Semoga revisinya segera datang dan bisa dengan lancar saya kerjakan.
Cheers!
Naskah LOVE IS RIGHT sebenarnya sudah selesai saya tulis pada Desember 2012. Proses revisi sudah berlangsung satu kali. Namun setelah itu belum ada kabar lagi dari penerbit, karena editor saya, mbak Iwied (Widyawati Oktavia) sedang disibukkan dengan pekerjaan tambahan. Alhasil, saya menunggu saja sambil mengerjakan proyek menulis yang lain.
Dengan datangnya surat ini, plus mbak Iwied yang akhirnya menghubungi saya lagi dan berkata akan mengirimkan catatan revisi untuk naskahnya, maka LOVE IS RIGHT telah dipastikan akan segera terbit. Saya belum tahu kapan, bulan ini atau mungkin bulan depan. Yang jelas saya harus merevisi sekali lagi naskahnya, supaya tambah oke.
Yak, segitu dulu kabar tentang buku kelima saya (sekaligus novel kedua setelah Kata Hati). Semoga revisinya segera datang dan bisa dengan lancar saya kerjakan.
Cheers!
13 April 2013
Kata Hati Cetak Ulang ke-5!
Alhamdulillah...
Kemarin sore, saya dapat kiriman dari pak pos. Sebuah paket dari penerbit Bukune yang setelah saya buka ternyata berisi dua eksemplar novel Kata Hati. Saya menebak-nebak cemas, kalau ada kiriman seperti ini, biasanya diikuti dengan selembar surat pemberitahuan. Dan, ya, ternyata benar. Terselip sebuah surat di antara dua buku yang berhimpit itu, yakni surat pemberitahuan bahwa Kata Hati sudah masuk cetak ulang ke-5. WHOA! Saya girang segirang-girangnya!
Terima kasih untuk para pembaca Kata Hati yang menyambut baik kehadiran buku ini dan membuat buku ini bisa mencapai cetak ulang ke-5 dalam kurun waktu tidak sampai 9 bulan sejak terbit Juli 2012.
Oh, ya, sejak cetakan ke-4, Kata Hati dibungkus dengan cover versi poster filmnya, yang sempat tayang di bioskop bulan Februari 2013 lalu. Untuk yang belum membaca, selamat menikmati Kata Hati yang dibungkus dengan nuansa merah membara.
Cheers!
Bara
Kemarin sore, saya dapat kiriman dari pak pos. Sebuah paket dari penerbit Bukune yang setelah saya buka ternyata berisi dua eksemplar novel Kata Hati. Saya menebak-nebak cemas, kalau ada kiriman seperti ini, biasanya diikuti dengan selembar surat pemberitahuan. Dan, ya, ternyata benar. Terselip sebuah surat di antara dua buku yang berhimpit itu, yakni surat pemberitahuan bahwa Kata Hati sudah masuk cetak ulang ke-5. WHOA! Saya girang segirang-girangnya!
Terima kasih untuk para pembaca Kata Hati yang menyambut baik kehadiran buku ini dan membuat buku ini bisa mencapai cetak ulang ke-5 dalam kurun waktu tidak sampai 9 bulan sejak terbit Juli 2012.
Oh, ya, sejak cetakan ke-4, Kata Hati dibungkus dengan cover versi poster filmnya, yang sempat tayang di bioskop bulan Februari 2013 lalu. Untuk yang belum membaca, selamat menikmati Kata Hati yang dibungkus dengan nuansa merah membara.
Cheers!
Bara
tags :
publish
3 April 2013
"Milana" PRE-ORDER + signed edition is now open!
Halo!
Saat ini, "MILANA" sudah bisa dipesan lewat pre-order di @GramediaCom
link: http://t.co/WyTGN3drCE
"Milana" pre-order di @GramediaCom diskon 10% + edisi khusus dan terbatas bertandatangan.
Selamat memesan!
Bara
Saat ini, "MILANA" sudah bisa dipesan lewat pre-order di @GramediaCom
link: http://t.co/WyTGN3drCE
"Milana" pre-order di @GramediaCom diskon 10% + edisi khusus dan terbatas bertandatangan.
Selamat memesan!
Bara
1 April 2013
SEGERA TERBIT! "Milana" (Gramedia, 2013)
"Kali ini saya sudah tahu namanya, Milana. Ia bercerita mengapa ia melukis senja.
Dan mengapa ia selalu melakukannya di atas feri yang menyeberangi Selat Bali, dari Banyuwangi
ke Jembrana. Ia sedang menunggu kekasihnya. Ia yakin suatu saat kekasihnya akan datang
ke tempat ia menunggu. Ia tidak tahu kapan. Ia berkata kepada saya bahwa ia bukan saja yakin,
tapi ia tahu, kekasihnya itu akan datang kepadanya.
Namun, belakangan saya baru sadar, Milana sedang menunggu seseorang yang tiada."
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Buku terbaru Bernard Batubara, MILANA: Perempuan yang Menunggu Senja (Gramedia, 2013) adalah buku kumpulan cerita. Milana memuat limabelas cerita pendek yang ditulis Bernard dalam kurun waktu tahun 2010-2013, termasuk sebuah cerita pendek di dalamnya yang berjudul "Milana". Beberapa cerita di dalam buku Milana pernah dimuat di koran, antologi bersama, dan di blog. Beberapa yang lain belum pernah dipublikasikan dan tampil untuk pertama kalinya di dalam buku ini.
Milana akan hadir di toko-toko buku kesayanganmu pada akhir bulan April, atau awal bulan Mei. Semoga Milana akan menjadi buku yang menyenangkan untuk dibaca.
Salam,
Bara
tags :
publish
Langganan:
Entri (Atom)








