1 September 2010

Beberapa Kalimat yang Tersembunyi di Pagi Hari

Beberapa Kalimat yang Tersembunyi di Pagi Hari


kepada embun: sebagai tepian daun, tak ada yang bisa kuperbuat
selain menjaga dan memerhatikanmu. Jika kau ingin jatuh, jatuhlah perlahan.

kepada daun: sebagai setitik embun, tak ada yang bisa kuberikan
selain sejuk tubuh rapuhku. Aku akan segera mati, cintailah embun yang lain.

sebagai pagi, aku sudah terlalu tua untuk menyaksikan kisah cinta
seperti ini. Angin hanya menggigilkanku. Tak lagi sekalipun membawa kabar.

sebagai angin, tak ada lagi yang membuatku gembira
selain berkelana dari satu pagi ke pagi lain, singgah sebentar

dan berangkat lagi.

sebagai puisi, tak bisa kuhindari melankoli semacam ini. Dalam tubuhku
yang sempit kusimpan semua cerita kalian. Kusampaikan kepada sunyi.



Sajak ini dimuat di Koran Tempo, Minggu 17 Oktober 2010.

Tidak ada komentar: