Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2010

Koran Tempo 17 Oktober 2010

Koran Tempo 17 Oktober 2010 memuat dua puisi saya, Bertemu Maret dan Beberapa Adegan yang Tersembunyi di Pagi Hari : Bertemu Maret maret, selamat datang, kita sudah pernah bertemu sebelumnya, bukan? kenapa wajahmu terlihat bingung sekali? apa ada sesuatu yang berbeda? mungkin caraku memandangmu, atau caraku menyapamu, mengucapkan namamu? m - a - r - e - t? ah, tidak kok, tidak ada yang lain dari terakhir kali aku menyebut namamu, tetap seperti itu, seperti dulu aku masih selalu ragu, masih tak merasa mantap ketika diharuskan kembali bertemu denganmu ah, apa barusan tadi kubilang, diharuskan? * maret, apa kabar? apa wajahmu selalu kelabu begini setiap kita berjumpa? tidak, kan? terakhir yang bisa kuingat kau tampak begitu ceria, bahagia seperti anak kecil yang baru bisa menerbangkan layangan, tak ingin disuruh ibunya pulang ke rumah untuk mandi dan sembahyang ia menatap lekat-lekat layangan yang benangnya ia genggam erat dengan jema