31 Mei 2011

Malam di Matamu

Malam di Matamu

malam di matamu terlihat pucat; seperti tenang
bening danau yang terlalu lama menanti riak

malam di mataku telah menyerah; berlutut pada
kata-kata yang berjatuhan di dalam matamu

bintang-bintang itu

malam di matamu mulai membeku; seakan waktu
terjebak di balik langit yang berteriak

malam di matamu menjatuhkan gerimis
seperti rindu yang terurai lukanya

satu demi satu

Tidak ada komentar: