19 September 2015

Buku Kedelapan: Jika Aku Milikmu





Pagi ini, beranda kamar saya kedatangan sekeping biru langit. Samar-samar saya mendengar gesekan biola memainkan melodi ‘Minuet’. Saat saya membuka pintu, ada sesosok gadis berdiri di hadapan saya.
“Nama saya Nur, Kamu Bernard yang menuliskan saya? Salam kenal ya.'
Kemudian, dia pergi lagi, sembari menggesek biolanya. Begitu saja, dia lalu terbang ke biru langit, meninggalkan saya termangu.
Sebelum beranjak, dia sempat menitipkan gambar ini untuk saya tunjukkan ke kamu.
Selamat pagi dari buku ke-8. Terima kasih buat semua yang sudah membantu memilih covernya. Saya menyukai warna biru langit muda ini.
Semoga JIKA AKU MILIKMU, novel terbaru saya ini, bisa segera menemui teman-teman!

~ Bara

7 komentar:

arysta aninditha mengatakan...

semoga semua lancar dan cepat juga hadir di Balikpapan. pembaca setia bang Bara dari Balikpapan

benz mengatakan...

terima kasih, arysta. semoga, aamiin.

Nafi Lata mengatakan...

semoga bisa segera beli buku ini :)

benz mengatakan...

Aamiiin!

Amira Amalia mengatakan...

apa buku ini dasarnya akan beda dengan buku-buku sebelumnya, bang Bara?
saya cukup menikmati buku-buku sebelumnya, tapi ada kemelankolian yang sama dari semuanya, hehe
mungkin itu merupakan ciri khas dari bang Bara sendiri, ya. Saya harap buku ke-8 ini punya perbedaan yang agak mengejutkan dari buku-buku sebelumnya :D
can't wait to read >_<

benz mengatakan...

Amira: Sepertinya saya masih betah di hal-hal berbau melankoli. Hahaha. Semoga nanti tetap terhibur dengan Jika Aku Milikmu.

Amira Amalia mengatakan...

will grab it as soon as it arrives in Lombok, bang :D