Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Cerita tentang Seorang Sopir Bus yang Ingin Menjadi Tuhan (Etgar Keret)

Gambar
Diterjemahkan dari versi bahasa Inggris di buku The Bus Driver Who Wanted to be God (Riverhead Books, 2015).
*
Ini cerita tentang seorang sopir bus yang tidak pernah mau membukakan pintu busnya bagi orang-orang yang terlambat. Tidak bagi siapapun. Tidak bagi seorang murid tertindas di sekolahnya yang berlari bersisian dengan bus sembari menatap bus dengan tatapan memelas, dan apalagi tidak bagi orang-orang yang menggedor keras pintu bus seakan-akan mereka tidak terlambat dan bahwa si sopir bus lah yang tidak tepat waktu, dan bahkan tidak pula bagi nenek bertubuh kecil yang mendekap bungkusan belanja seraya berusaha keras menyetop bus dengan lambaian tangannya yang gemetar. Si sopir bus tidak membukakan pintu bagi mereka semua bukan karena ia jahat, sebab secuil pun ia tidak punya bakat jahat di dalam dirinya. Ini perkara prinsip.
Begini prinsip si sopir bus:
Katakanlah, bus tertunda jadwalnya bila ia membukakan pintu bagi seseorang yang terlambat kurang dari tiga puluh detik, dan bila…