3 Februari 2017

Wawancara Eksklusif: Bintang.com



"Dulu aku menulis untuk sarana eskapisme, untuk lari dari kenyataan. Aku membentuk duniaku sendiri dari apa-apa yang aku suka. Tapi semakin ke sini motivasiku berubah-ubah setiap waktu. Sekarang ini tanpa aku sadari aku menuliskan hal-hal yang dulu aku hindari, seperti tema yang berkaitan dengan konflik keluarga. Aku sempat merasa agak berjarak dengan keluargaku, tetapi aku menebusnya dengan menulis. Aku menggunakan nama ibu dan adikku serta memasukkan tokoh-tokoh yang mirip ayahku di cerita-ceritaku. Bagiku itu cara untuk menebus jarak yang ada dengan mereka. Sekarang aku menulis untuk menyembuhkan diriku sendiri."

Baca wawancara ekslusif Bara dengan redaksi Bintang.com di sini.

3 komentar:

kharis alimoerdhoni arief mengatakan...

Selamat Bang Beben, sudah bisa menuliskan keresahan terdalam dan menjadi karya yang abadi. Produktif dan sukses. Saya selalu mendoakan (Al Fatiha) dan mendukung penuh karir, serta cita-cita mulia agar selalu lebih baik dari waktu ke waktu.

Amin

Ika Puspita Dewi mengatakan...

Saya Suka sekali semua karya-karyamu Ben. Kadang saya menemukan hal-hal yang juga pernah ingin saya tulis, tapi tidak Jadi. Dan menemukan nya dalam tulisanmu. Sukses selalu untukmu.. saya ngefans loh.

benz mengatakan...

Kharis: Makasih, men. Semoga kau sehat-sehat.

Ika: Terima kasih, Ika.