16 Januari 2018

Along With the Gods




Sebelum menonton Along With the Gods, yang saya tahu tentang film-film produksi Korea hanya drama cinta yang sedih-sedih atau yang lucu-lucu. Namun, ketika suatu hari melihat poster film Korea yang tampaknya beraroma fantasi, saya langsung tertarik. Dengan video-video musik K-pop yang kerap memperlihatkan teknologi efek visual yang canggih, bagaimana jadinya jika Korea membuat film drama fantasi? Bakal seperti apa filmnya?

Jawabannya: keren. Film fantasi Korea keren banget.

Selama ini saya hanya pernah menonton film-film fantasi yang diproduksi Hollywood. Teknologi computer-generated imagery atau yang lebih sering dikenal dengan singkatan CGI milik Hollywood tentu tidak perlu dipertanyakan lagi kecanggihannya. Hingga hari ini sudah banyak film-film Hollywood bagus yang menampilkan kecanggihan CGI sebagai satu dari sekian aspek yang diunggulkan. Sebut saja misalnya Avatar atau favorit saya, serial Harry Potter.

Namun, Korea merupakan hal baru buat saya, terutama dalam hal film layar lebar bergenre fantasi. Sejujurnya saya belum pernah menonton film Korea bergenre fantasi. Along With the Gods adalah pengalaman pertama, dan pengalaman pertama yang sangat menyenangkan.

Along With the Gods bercerita tentang seorang pria yang bekerja sebagai pemadam kebakaran, yang suatu hari tewas ketika menyelamatkan anak kecil dari gedung yang terbakar. Tepat saat kematiannya, dia dijemput dua orang malaikat atau dewa pelindung (kelak satu orang malaikat atau dewa pelindung lagi akan bergabung, menjadi tiga) yang mendampinginya melewati 7 persidangan di akhirat, agar dapat bereinkarnasi.

Pemadam kebakaran yang baru saja tewas ini ternyata dianggap oleh akhirat merupakan seorang "Paragon", atau suri tauladan, dan karenanya dia akan mendapat banyak kemudahan dalam melewati 7 persidangan akhirat. Konflik batin muncul di hati si pemadam kebakaran, karena dia tahu dirinya sama sekali bukan suri tauladan seperti yang akhirat putuskan terhadapnya. Kelak kita akan mengetahui mengapa dia berpikir demikian, dan hal ini yang akan menjadi inti cerita.

Along With the Gods sudah membuat saya gembira sejak awal karena visualnya yang memanjakan mata. Mulai warna-warna pakaian dan pemandangan yang kontras, kostum para pemeran yang keren, dan visual akhirat beserta neraka-neraka dan dewa penjaganya yang bikin saya merasa seperti sedang menonton game. Tidak terkecuali penampakan pedang, kilatan-kilatan cahaya, api, dan monster-monster neraka yang muncul. Bagi seseorang yang menyukai genre fantasi dan gim konsol, visual Along With the Gods akan jadi sesuatu yang menggembirakan.

Bagian favorit saya: saat salah satu dari malaikat pelindung kejar-kejaran dengan seorang roh pendendam yang kelakuannya di dunia mengacaukan situasi di akhirat.

Namun, kegembiraan saya tidak berhenti di efek visual yang menyenangkan. Along With the Gods adalah film Korea, jadi sejak awal selayaknya kita mengantisipasi sesuatu yang sedih-sedih. Benar, ternyata selain film fantasi yang seru, film ini juga bikin nangis. Saya enggak bakal menutup-nutupi, iya saya sempat menitikkan airmata di bagian mendekati akhir dari film ini. Korea juaranya bikin penonton nangis, dan ternyata filmnya yang bergenre fantasi bukan pengecualian.

Pengalaman menonton Along With the Gods didukung banget sama studio 4DX CGV Blitz. Setiap kali terjadi pertarungan antara malaikat-malaikat atau dewa-dewa pelindung dengan monster-monster neraka dan roh pendendam di dunia, atau ketika terjadi sesuatu di setiap neraka yang mereka lintasi, kursi yang saya duduki goyang-goyang, asap keluar dari bawah, cipratan halus air menyembur ke muka, asap yang betul-betul keciuman, dan angin yang dingin mengembus dari samping. Efek-efek studio 4DX bikin saya seolah-olah berada di dalam neraka dan di sebelah dewa-dewa pelindung serta roh pendendam, menyaksikan mereka bertarung dari jarak sangat dekat!

Along With the Gods bikin saya tertarik untuk mencari dan menonton film-film Korea bergenre fantasi yang lainnya. Desain kostum, efek visual, dan karakterisasi tokoh-tokohnya kuat dan membekas di ingatan. Bagi kalian yang pengin menonton Along With the Gods, saya sangat rekomendasikan menonton filmnya di studio 4DX CGV Blitz. Pengalamannya immersive, dan memorable banget! Cek jadwal filmnya sekarang juga di website CGV Blitz dan tonton filmnya!


4 komentar:

Nurselina Simarmata mengatakan...

Kyungsoo-yaaa😂😂

Yanthy Chan mengatakan...

Udah liat trailernya muncul berkali-kali, jadi penasaran... udah masuk movielist saya ini... trailernya aja keren. Liat review ini makin mantablah nonton. thanks bang bara reviewnya ^^

Annisa Dewi mengatakan...

iya loh film ini tuh fantasi iya, komedinya dapet eh ternyataa drama jugaaa. ini pertama kalinya aku nonton film korea di bioskop sih. biasanya selalu nggak update dan nonton pas udah bisa di download. i'll write a review too :)

Presticilla Irawan mengatakan...

Film pertama yang saya tonton di 2018. Entah kenapa akhirnya merasa puas dengan setiap film yang buat saya penasaran, salah satunya film ini. Saya setuju bang dengan momen mengharukan itu, karena saya juga ikutan mewek pas nonton itu. :D