Writer






Foto: FĂ©licitas Dara (Instagram: @felsdar)


I am a bilingual Indonesian novelist, short story writer, editor, translator, and influencer.

Until recently, I've wrote 19 books, mostly fiction. They are "Angsa-Angsa Ketapang" (2010), "Radio Galau FM" (2011), "Kata Hati" (2012), "Milana" (2013), "Cinta." (2013), "Surat untuk Ruth" (2014), "Jatuh Cinta adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri" (2014), "Jika Aku Milikmu" (2016), "Metafora Padma" (2016), "Elegi Rinaldo" (2017), "Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran" (2017), "Luka Dalam Bara" (2017), "Untuk Seorang Perempuan yang Memintaku Menjadi Hujan" (2017), "Asal Kau Bahagia" (2017), "Espresso" (2019), "Tentang Menulis" (2019), "Residu" (2019), "Batu Manikam" (2020), and "Banse Firius" (2020).

My short story “Goa Maria” appeared in the bilingual anthology of Indonesian writing Through Darkness to Light (Ubud Writers and Readers Festival 2013 & Hivos).

I provide editorial and copywriting services, for commercial and literary purposes. I accept prose, poetry, and nonfiction story.

Contact me through the information below.

Whatsapp: +6287839894689
Twitter & Instagram: @benzbara_

benzbara89@gmail.com
www.bisikanbusuk.com

Komentar

Ainun Mardhiah mengatakan…
Mas, saya sudah lama jadi pembaca setia blog sampean. Saya sekarang bekerja di penerbitan leutika di Jogja. Masnya apakah tertarik menerbitkan buku selanjutnya?
Bernard Batubara mengatakan…
Halo mbak Ainun. Boleh saja. Mungkin bisa komunikasi via e-mail saya saja saya, di benzbara(at)gmail(dot)com

Terima kasih :)
ester p mengatakan…
masnya..puisi2nya bagus bener...nancep kayak paku ke kayu...
Unknown mengatakan…
hellooow mas bara. saya jatuh cinta loh ama novel novelnya pada pandangan pertama aaaaaaa keep creating yes mas buat dapetin inspirasi inspirasi yg lebih ulala membahana *ala syahrini*
pijar88 mengatakan…
Mantab Blognya Mas...
Annesya mengatakan…
halo, bara. semoga sukses dengan novel Cinta (dengan titik).
Bernard Batubara mengatakan…
terima kasih sudah mampir. :)
Unknown mengatakan…
dah baca bukunya kata hati,,, salut dah cwo bsa paham ttg cinta. keren dah.........kyk pengalaman pribadi
Bernard Batubara mengatakan…
dewi: terima kasih sudah membaca ya.
Unknown mengatakan…
mas, aku udah baca novel2nya.. aku suka novel surat untuk ruth nya.. kok bisa sih bkin novelnya oke bgt? tapi sedih are nya meninggal :( Ditunggu novel selanjutnyaa
Yassintan Nur Hikmah mengatakan…
pengen banget jadi penulis, tapi susah buat ngumpulin niat :(( padahal suka nulis di blog. yakinkan gue dong bang! huhu
Bernard Batubara mengatakan…
Dewi: Terima kasih. Saat ini saya sedang berjuang merampungkan naskah novel baru. :)
Bernard Batubara mengatakan…
Yassintan: Hanya kamu sendiri yang bisa meyakinkan dirimu.
Unknown mengatakan…
Mas, kalau ketemu di Yogya. Ngobrol masalah nulis ya. Saya ingin belajar banyak dari Mas Bara. Thanks. :)
Unknown mengatakan…
novelnya bang bara kaya kisah nyata semua:D
Deni Widya mengatakan…
Bang bara ada tumblr nggak sih?
Bernard Batubara mengatakan…
Raden Harry: Saya membuka kelas menulis fiksi bernama @kopdarfiksi sebulan sekali di Jogja. Kalau sedang di Jogja, silakan ikut saja.

Orri: Begitukah? :D

Deni: Saya tidak punya tumblr. Hanya web-blog ini.
Unknown mengatakan…
bang bara.. mampir ya ke blog ku. emang sih masih jelek tulisannya tapi bakal tersanjung kalo dikunjungi apalagi dikritisi bang bara :')
Unknown mengatakan…
Bang bara, aku ngikutin bgt novelnya dari awal. Aku suka banget sama novel-novelnya bang bara, dan aku juga ngefans bgt sama bang bara :D
kita punya tgl lahir yang sama :)
Bernard Batubara mengatakan…
Terima kasih sudah mampir ya.
Eto Kwuta mengatakan…
Abang Bernard, Beberapa hari teakhir saya coba temukan blognya Abang. Ya, akhirnya dapat juga. Saya dapat melalui www.kupasbuku.com. Di situ, Abang Steve Elu mempublikasikan profil Abang. Terima kasih. Apa bisa saya akan mengunjungi Abang via email?
Bernard Batubara mengatakan…
sila, eto.
aminah masghon mengatakan…
Assalaamualaikum Bang Baraaa..
Aaaaaaaaaaaaiiiihhhhh, aku gak bisa nyembunyiin gimana senengnya aku Baaang..
Aku baru beli buku Jika Aku Milikmu lusa lalu, udah pesimis dulu, masih ada atau enggaknya di Gramed.. Daaaaann ternyata masih adaa
Yg bikin seneng adalaah, yang bikin kaget adalah, yang bikin aku pingin jingkrak-jingkrak di warung Mie adalah, di buku itu ada TTDnya Bang Baraaa... Huaaaaa seneng bangett ��������
Unknown mengatakan…
ASSALAMUALAIKUM BANG BARA...


aku dwi aku salah satu penggemar novel... tapi setelah baca novel" bang bara bikin aku jadi 100x lebih gemar ... hehhehe
oh iya setau aku bang bara suka buka latihan fiksi ya... kebetulan selain gemar baca aku juga suka banget nulis... tapi terkadang terhenti begitu saja ,,,, pengen bgt bisa belajar banyak soal nulis sma abang... gmn ya bang caranya .. akui tinggal di jakarta...

terima kasih
Bernard Batubara mengatakan…
Aminah: Waalaikumsalam. Wah, kamu beruntung. Senang sekali mendengarnya. Terima kasih dan selamat membaca ya!

Tari: Waalaikumsalam. Aku senang mendengarnya. Kamu bisa ikut kelas-kelas menulisku kalau kebetulan lagi ada acara di Jakarta. Atau baca tulisan-tulisanku di blog ini tentang menulis.
Unknown mengatakan…
Bang, kopdarfiksi buat anak2 jakarta ada ngga ? :)
mutiarasani mengatakan…
kata-kata dalam novelnya, betul betul cocok buat yang lagi patah hati,
ya kayak saya ini, hehe (Kuaka dalam Bara)
Unknown mengatakan…
Assalamu'alaikum bang bara,
bang bara ini barista sekaligus penikmat kopi kah??
Achmad rivaldy mengatakan…
Saya kira menulis blogger hanya bertujuan membagikan artikel dengan mendapatkan banyak pengunjung . tetapi setelah saya mengunjungi blog ini saya baru tau bahwa menyampaikan isi hati dan menceritakan kegiatan sehari-hari dapat berkarya dan lebih terhubung dengan pembaca.
A B Perdana mengatakan…
Keknya udah lama banget nggak mampir kesini

Postingan populer dari blog ini

[Cerpen] Senja di Jembrana

[ manuskrip ] sarif & nur

surat untuk ruth